Berita & Artikel

BI klaim kemampuan bayar utang Indonesia membaik

menghitung-uangJAKARTA. Bank Indonesia mengklaim bahwa rasio utang terhadap kemampuan membayar atau debt to service ratio Indonesia pada kuartal III 2013 semakin menurun. Penurunan rasio utang terhadap kemampuan membayar ini menunjukkan bahwa kemampuan Indonesia untuk membayar utang luar negeri (ULN) meningkat.

Direktur Eksekutif Departemen Riset Ekonomi dan Kebijakan Moneter Bank Indonesia Dody Budi Waluyo mengungkapkan, rasio utang terhadap kemampuan membayar Indonesia pada kuartal III 2013 mencapai 35%, turun dibandingkan kuartal II 2013 yang mencapai 41,4%. Sementara debt to service ratio Indonesia pada kuartal I 2013 mencapai 34,8%.

(more…)

OJK Akan Pastikan Keabsahan Penggunaan Data Nasabah

99149_BnMainFeaHotnews

Banyaknya pihak ketiga yang memperjualbelikan data konsumen, akan terus diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan agar tidak mencemari aspek perlindungan konsumen di industri jasa keuangan. Paulus YogaBandung–Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menjadikan aspek perlindungan konsumen sebagai pilar yang harus dikedepankan dalam industri jasa keuangan dewasa ini. Salah satu hal yang menjadi perhatian adalah penggunaan data nasabah.Saat ini, seringkali konsumen memeroleh penawaran produk melalui telepon dari berbagai pihak. Responnya pun beragam, mulai dari menerima karena memang membutuhkan, terganggu karena tidak merasa memberikan data secara sembarangan, dsb. Penawaran sendiri tak jarang datang dari berbagai pihak, termasuk dari pelaku usaha jasa keuangan (PUJK).

(more…)

Letak Geografis Indonesia Diuntungkan dalam Persaingan MEA

meaHadapi MEA, posisi daya saing Indonesia berada di dibawah Singapura, Malaysia dan Thailand. Namun, Indonesia masih diatas Vietnam. Dwitya Putra

Jakarta–Menyongsong Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) pada 2015, Indonesia dianggap bisa menjadi pemain andalan ASEAN untuk bersaing secara global. Pasalnya, saat ini Indonesia sangat diuntungkan dengan letak geografis strategis, ditambah SDA dan SDM yang baik. (more…)

5 Cara Mudah Menghemat Uang

Kebiasan buruk manusia keuangan adalah tidak menyisihkan banyak uang untuk masa tua. Saat muda, manusia biasanya lebih senang berfoya-foya.
Tapi, banyak juga yang tetap menyisihkan uang dengan cara memangkas pengeluaran tiap bulan khusus untuk masa tua. Beberapa cara baru ini bisa membuat Anda menyimpan/menghemat pengeluaran bulanan yang akhirnya uangnya bisa ditabung.
Berikut 5 cara mudah menghemat uang seperti dikutip dari Learnvest, Selasa (28/5/2013).

1. Kurangi saluran TV berbayar yang jarang ditonton

075330_hemat001Banyak orang membayar mahal untuk TV kabel tiap bulan, padahal tidak semua salurannya ia tonton. Secara rata-rata, orang hanya menonton lima saluran favorit saja, jadi mengapa harus membayar lebih?
Dengan cara ini Anda bisa menghemat Rp 50.000 hingga Rp 120.000 per bulan tergantung saluran apa saja yang dihilangkan. Opsi pertama adalah memilih saluran TV berbayar yang benar-benar Anda butuhkan. Cara kedua adalah mencari paket langganan yang benar-benar tepat untuk Anda.
Atau Anda bisa menghentikan sama sekali layanan TV berbayar. Masih banyak rumah tangga yang hanya mengandalkan siaran televisi swasta, dan mereka sama sekali tidak keberatan dengan itu.
Atas keputusan mereka untuk tidak (more…)

Belajar dari 5 Kebiasaan Bisnis UKM yang Sering Bangkrut

ukmJakarta – Kebanyakan bisnis kecil atau usaha kecil menengah (UKM) tidak pernah bertahan sampai lima tahun. Itulah kenapa para pengusaha harus tahu apa yang jadi kesalahan mendasar dalam bisnis UKM.

Meski ekonomi Indonesia terus bertumbuh, namun kebanyakan UKM belum punya akses ke bank, sehingga sulit mendapatkan tambahan modal.

Akibat terbatasnya modal, maka dalam bisnis model ini tidak boleh terlalu banyak melakukan kesalahan. Pengusaha pemula yang baru menjalankan bisnis harus benar-benar fokus kepada bisnisnya supaya bisa bertahan lama.

Ada lima kesalahan mendasar yang sering dilakukan oleh pengusaha UKM, seperti dikutip dari CNBC, Selasa (21/5/2013), berikut ini daftarnya.

(more…)

Lima fokus Agus Marto di masa awal jadi bos BI

lima-fokus-agus-marto-di-masa-awal-jadi-bos-biMantan Menteri Keuangan Agus Martowardojo, hari ini, Jumat (24/5), resmi menjabat sebagai Gubernur Bank Indonesia untuk periode 2013-2018. Dia menggantikan posisi Darmin Nasution yang habis masa jabatan pada 22 Mei 2013.

Agus Marto mengucap sumpah di hadapan Ketua Mahkamah Agung Hatta Ali, dan dihadiri sejumlah pejabat dan pelaku industri keuangan, utamanya perbankan. Turut hadir diantaranya adalah Wakil Presiden Boediono, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Hatta Rajasa, Menteri Keuangan Chatib Basri, Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan Muliaman D Hadad, Kepala Eksekutif Lembaga Penjamin Simpanan. (more…)

Pujian iringi kepergian Agus Martowardojo dari Kemenkeu

2013042331 Melalui penerbitan Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 44/M Tahun 2013, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono memutuskan untuk memberhentikan Agus Martowardojo dari jabatan Menteri Keuangan Kabinet Indonesia Bersatu II.

Hal tersebut dilakukan pemimpin negara karena Agus Martowardojo telah terpilih sebagai Gubernur Bank Indonesia periode 2013-2018 untuk menggantikan Darmin Nasution yang habis masa jabatannya pada Mei mendatang. (more…)

Tugas Utama Komite Etik OJK

EbEboGunceKomite Etik Otoritas Jasa Keuangan (OJK) telah secara efektif bekerja dengan telah menandatangani Surat Perjanjian Kerja antara OJK dengan Anggota Komite Etik dari eksternal yaitu Fred B.G Tumbuan, Binhadi, dan Mas Achmad Daniri pada 26 April 2013.

Komite Etik OJK sebelumnya telah secara resmi ditetapkan melalui Keputusan Dewan Komisioner OJK Nomor 15/KDK.02/2013 tanggal 10 April 2013 dan sebagai Ketua adalah Wakil Ketua Dewan Komisioner OJK (Rahmat Waluyanto) dan Anggota Dewan Komisioner OJK Bidang Audit Internal dan Manajemen Risiko (Ilya Aviani). (more…)

Perry Warjiyo Dilantik Jadi Deputi Gubernur BI

perrySenin (15/4/2013), Perry Warjiyo akan dilantik menjadi Deputi Gubernur Bank Indonesia. Pelantikan digelar di Gedung Mahkamah Agung (MA), dijadwalkan berlangsung pada pukul 11.00 WIB.

Perry terpilih menjadi Deputi Gubernur Bank Indonesia dalam uji kelayakan dan kepatutan yang digelar Komisi XI DPR, pada 14 Maret 2013. Dalam uji tersebut, Perry mengajukan enam visi misi. (more…)

LPS tak ubah suku bunga yang dijamin

122Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) telah melakukan evaluasi mengenai tingkat suku bunga penjaminan simpanan dalam Rupiah dan Valas di Bank Umum dan simpanan dalam Rupiah di Bank Perkreditan Rakyat (BPR).

LPS menyatakan suku bunga penjaminan simpanan yang berlaku mulai periode 15 April sampai dengan 14 Mei 2013 adalah tetap. Untuk simpanan dalam bentuk Rupiah di Bank Umum suku bunga yang dijamin oleh LPS adalah 5,5 persen, sedangkan suku bunga simpanan dalam bentuk valuta asing yang dijamin LPS adalah sebesar 1 persen. Sementara itu, untuk suku bunga simpanan yang dijamin LPS di Bank Perkreditan Rakyat (BPR) adalah sebesar 8 persen. (more…)